akhir akhir ini. perasaan berkecamuk itu muncul lagi.
perasaan yang mengganjal dari tempat di dalam hatiku yang selama ini aku pendam bersama kenangan itu kini mulai kehabisan kesabaran.
perasaan yang seharusnya selalu terpendam entah mengapa bisa berbunga kembali.
tapi,
perasaan ini tidak seharusnya datang diwaktu yang seperti ini,
dan tidak seharusnya datang disaat seperti ini,
dan bukan seharusnya datang bersama kau.
iya, kau.
the reddish cheeks boy.
No comments:
Post a Comment